Hamil Alami Pasca Curretase Blighted Ovum

Pada tulisan sebelumnya (pengalaman curretase) saya telah bercerita tentang proses curretase karena kehamilan blighted ovum. Tindakan curretase dilakukan pada tanggal 19 November 2019.

Setelah tindakan, saya masih mengeluarkan darah dalam volume sedikit sekitar 10 hari. Menurut dokter memang wajar seperti itu karena itu termasuk masa nifas. Setelah selesai nifas saya beraktifitas normal seperti biasanya.

Konsumsi Alami

Karena sudah mengalami proses curretase dan saya sangat berharap tidak perlu penanganan-penanganan medis yang harus suntik suntik homon atau minum berbagai kapsul seperti pengalaman sebelumnya, akhirnya saya memutuskan untuk kembali mengetatkan pola hidup sehat (yang sebelumnya dah mulai kendur).

Saya mengkonsumsi ramuan alami. Diantaranya memperbanyak konsumsi kunir asem dan ramuan detox Rahim dari dr.Zaidul Akbar. Saya minum detox Rahim dibulan Desember selama 7 hari berturut turut salama masa haid.

Ramuan Detox Rahim terdiri dari :

            - 1 sendok teh ketumbar
            - 1 batang kayu manis (sekitar 3,5 cm)
            - 1 sendok the kapulaga (5-7 biji)
            - 1 buah cengkeh
            - sejempol jahe
            - 200-300 ml air

Cara membuatnya: iris tipis jahe lalu rebus dengan air hingga hangat kurang lebih sekitar 3 menit. Lalu tuang kedalam gelas beserta semua bahan lainnya. Diamkan hingga cukup hangat. Saring lalu tambahkan madu secukupnya. Dan siap dikonsumsi.

Ramuan Detox Rahim ini menurut dr.Zaidul Akbar bermanfaat untuk mengurangi nyeri haid, mengatasi haid yang tidak teratur dan berbagai masalah hormone kewanitaan lainnya.

Dan sangat dianjurkan untuk membersihkan Rahim pasca melahirkan maupun keguguran.

Kondisi Haid Pasca Curretase

Selama haid bulan Desember saya konsumsi ramuan detox Rahim dan merasakan haid yang biasa saja. Agak nyeri namun wajar.

Setelah detox Rahim 7 hari saya lanjutkan dengan minum rempah lainnya, Seperti kunir plus madu, jahe plus madu ataupun lemon plus madu dipagi hari. Tentunya dengan diimbangi minum air putih yang banyak agar ginjal tidak terlalu bekerja keras.

Kemudian Januari saya haid sesuai jadwal yaitu tanggal 16 Januari 2020. Darah haid yang keluar hitam pekat dan rasanya sangat sakit. Sampai saya hampir pingsan di jalan saat mengendarai sepeda motor. Hingga akhirnya saya harus dijemput keluarga untuk bisa pulang kerumah.

Saya berfikir positif ini mungkin effect dari Rahim saya yang ke-detox. Darah yang keluar dampak dari Rahim yang membersihkan diri. Saat kesakitan haid saya hanya perlu untuk istirahat dan berbaring, dengan sendirinya rasa nyeri dapat teratasi.

Karena haid yang saya alami saya merasa kesakitan, akhirnya di bulan Januari saya priksa ke dokter kandungan.

Hasil USG dokter bilang bahwa rahim saya bersih dan sudah diperbolehkan untuk program hamil alami (tanpa obat). Dokter menganjurkan kapan waktu yang tepat untuk berhubungan suami istri.

Menanti Haid di bulan ke-3 pasca Curretase

Pasca haid ke-2 atau bulan Januari yang kesakitan tadi, saat masa subur saya mengalami keputihan lendir tanda sangat subur.

Saya berfikir positif dan merasa pilihan mengkonsumsi ramuan detox Rahim adalah keputusan yang tepat. Dan dikondisi tersebut saya ikhtiarkan untuk promil alami.

Karena 2 bulan sebelumnya haid selalu teratur ditanggal 16 setiap bulannya. Dibulan ini pun saya sedikit merasa harap harap cemas dalam menunggu tanggal 16 di bulan Februari.

Setelah melewati tanggal itu, saya masih belum berani untuk tespack.

Setelah menunggu telat 2 minggu akhirnya saya beranikan diri untuk tespack. Dan Alhamdulillah setrip dua dengan jelas di tespacknya.

Alhamdulillahirabbil’alamin.

foto strip dua di tespack
foto strip dua di tespack

Meskipun jujur saya merasa sedikit was was takut kejadian sebelumnya terulang. Namun terus berusaha berfikir positif dan menunggu usia 12 minggu untuk periksa ke dokter agar ukuran janin terdeteksi oleh USG.

Sambil menunggu usia kehamilan 12 minggu, saya periksa ke bidan dan diberikan suplemen ibu hamil.

Detak jantung janin

Saat usia kehamilan tepat 12 minggu dari perhitungan bidan, saya dan suami ke dokter kandungan. Saya sangat deg- deg an. Dan masyaAllah luarbiasa kami mendengar dengan jelas detak jantung janin kami dalam kandungan melalui alat USG.

Bersyukur dan semacam hampir tidak percaya. AllahuAkbar. Ada detak jantung dan nyawa lain dalam tubuhku. Perasaan yang sangat sulit untuk dideskripsikan. Bersyukur dan terus bersyukur.

Saya dinyatakan positif hamil dibulan ketiga pasca curretase kehamilan sebelumnya. Atau hanya dua kali haid kemudian positif hamil. Meskipun saat proses tindakan curretase dokter bilang boleh promil lagi setelah minimal 6 bulan jeda agar mengembalikan kondisi Rahim seperti semula.

Namun karena pada bulan Januari kontrol berikutnya dokter menyatakan Rahim saya sudah bersih dan siap untuk promil kembali, kami pun mengikuti saran dokter. Dan Alhamdulillah positif setrip dua.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.